SpaceX (Space Exploration Technologies) adalah sebuah
perusahaan logistic luar angkasa yang didirikan Juni tahun 2002. Pendirinya, Elon Musk adalah seorang miliarder
yang sangat mencintai dunia teknologi
Pada awal pendiriannya, SpaceX sulit
untuk berkembang. Ini sebagai akibat dari pasar yang telah dimonopoli oleh
perusahaan-perusahaan besar seperti Boeing Co dan Lockheed Martin Corp.
Bukanlah hal yang mudah untuk mendirikan sebuah perusahaan
luar angkasa. Ide pembuatan SpaceX tidak dapat menarik minat dari investor.
Hingga pada akhirnya Musk harus mendanai dengan koceknya sendiri, yaitu sebesar
US$ 100 juta. “Ide ini cukup jauh dari zona aman pemodal ventura.” Tambah Musk.
SpaceX mengembangkan teknologi dengan biaya rendah. Pada
tahun 2005 Spacex berhasil menyelesaikan misi pembuatan roket Falcon 1 hanya
dengan biaya US$ 6,7 juta. Ini jauh lebih murah dibandingkan roket sejenis
milik Boeing Co dan Lockheed Martin Corp yang bisa mencapai angka US$ 25 juta -US$50
juta.
Pada tahun 2006, Lembaga Antariksa Amerika (NASA) mengadakan
sayembara seesar US$500 bagi yang dapat mengirimkan kargo dan manusia menuju
stasiun ruang angkasa internasional (International Space Station/ ISS). Dan
SpaceX keluar sebagai pemenang.
SpaceX akhirnya resmi menjadi rekanan NASA pada tahun 2008
dengan kontrak senilai US$ 1,6 miliar untuk 12 kali penerbangan ke luar
angkasa.
Salah satu periode paling menggembirakan terjadi pada Juli
2012. Pasalnya kapal kargo yang diterbangkan dengan Roket Folcon 9 menuju ISS
berhasil kembali ke bumi.
“Kami berencana mengikiutsertakan 3-5 orang astronot dalam
3-5 tahun kedepan. Dan 10-20 tahun kedepankami akan mendaratkan manusia di
Mars.” Ujar Musk. Ia bersana SpaceX-nya
berambisi mengantarkan manusia menuju Mars karena menganggap Bumi sudah tidak
aman lagi untuk dihuni manusia karena ancaman global warming dan bom atom.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar