Senin, 29 Oktober 2012

Kartini Kecil Versi Pakistan

Lagi, dunia terinspirasi oleh keberanian seorang gadis kecil, siapakah dia?






Gadis ini dilahirkan di Pakistan, 12 Juli1997. Usianya kini masih 15 tahun, tetapi karena tekad dan keberaniannya ia telah mampu menginspirasi dan membuka mata dunia atas penindasan dan ketidaksetaraan yang masih dialami kaum perempuan.

Namanya Malala Yousafzai. Ia adalah seorang siswi di Kota Mingora, Kabupaten Swat, Propinsi Khyber-Pakhtunkwa, Pakistan. Ia juga seorang aktivis muda yang menyuarakan penentangannya terhadap Taliban (sebuah kelompok berbahaya di Pakistan).

Kelompok ini sering menebarkan teror dan mengintimidasi, tidak memperbolehkan televisi, musik dan bioskop. Dan yang lebih memprihatinkan, mereka juga melarang anak-anak perempuan berusia diatas 10 tahun untuk bersekolah.

Keberanian Malala kecil sebenarnya menurun dari ayahnya, Ziauddin "Zaid" Yousafzai yang juga seorang aktifis Pakistan.

Sejak dikeluarkan larangan bersekolah untuk anak-anak perempuan pada tahun 2009, Malala beserta keluarga terpaksa harus berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari kejaran Taliban. Hal ini disebabkan karena Ayah Malala, Ziad juga merupakan pemilik sekolah swasta khusus anak perempuan berusia 14 tahun.

Perjuangan Melala berawal dari tawaran seorang reporter BBC Urdu, Abdul Hai Kakkar pada murid-murid Ziad untuk menuliskan penderitaan mereka dibawah pemerintah Taliban.

Karena risiko yang diemban cukup besar,dan tidak ada satupun murid Ziad yang berani, Ziad lantas menunjuk Malala putrinya sendiri. Kala itu, malala masih berusia 11 tahun, namun tulisannya kemudian dapat menarik perhatian dunia.

Kali pertama tulisannya dimuat tanggal 3 Januari 2009, Ia menggunakan nama samaran Gul Makkai (bunga jagung). Dalam tulisannya, Malala mengungkapkan kekejaman Taliban, menceritakan bagaimana hidup ditengah perang, serta kerinduannya akan perdamainan.

Berkat tulisannya pula ia mendapatkan penghargaan perdamaian anak (Penghargaan Perdamaian Malala Nasional)




Hingga pada hari Selasa, 10 Oktober 2012 lalu, sekelompok anggota militan Taliban menyerang gadis itu beserta temannya, Kainat Ahmad saat sedang masuk bus sekolah. Malala terkena tembakan di kepala. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan. Dan hingga hari ini kondisinya semakin membaik.


Gadis yang sungguh menginspirasi, bukan? Itulah kehebatan wanita. karena wanita itu tabah dan kuat, bukan pasrah, bukan pula lemah (2).

Semoga bermanfaat,



Sabtu, 27 Oktober 2012

Let's See The Moon Closer with Google Moon

Hei moon lovers,, bagi kalian pengagum bulan, sekarang teknologi membuat kita semakin dekat dengannya. Layanan dari Google ini akan membantu kita melihat dan menggali lebih dalam tentang satu-satunya satelit alam yang kita punya. Juga info menarik tentang misi pendaratan Apollo. So, check this out.
Google moon adalah layanan google yang serupa dengan google map. Layanan ini diluncurkan oleh Google dalam rangka memperingati ulang tahun ke 36 pendaratan lunar Apollo 11 pada 20 Juli 2005.

Layanan ini menunjukkan gambar-gambar bulan yang terlihat dari satelit. Google Moon juga menunjukkan lokasi-lokasi pendaratan dari masing-masing Apollo. Dan ketika pengguna memperbesar gambar, akan tampil pula misi dari masing-masing pendaratan Apollo.


Versi terbaru dari Google Moon tersiri dari 3 mode:
  1. Apollo mode. Mode ini memberikan informasi mengenai pendaratan masing-masing Apollo. termasuk letak, peta, gambar, video, dan View gaya jalan panorama, semua disediakan oleh NASA. 
  2. Visible mode. Mode ini menyediakan citra satelit Bulan, yang disediakan oleh misi Clementine. 
  3. Elevation. Ini menunjukkan perubahan warna palsu elevasi Bulan. 
Bagi kalian yang ingin mencoba keseruannya, silahkan mengunjungi
www.google.com/moon

 Semoga bermanfaat..
Odeta